Senin, 23 Juni 2014

Path

Kadang karena kebanyakan social media, aku jadi lupa kalo aku punya blog yang bisa ngetik apa aja dan terserah ditanggepi orang gimanapun dari penjuru dunia manapun, dan karena terlalu sering ngepath aku jadi lupa dengan tumblr, blog dan finally akhirnya aku bikin new blog untuk masa depan aku..ciyeeeh hahahahahaa...
blog yang aku bikin ini juga sebagai pengingat buat diriku sendiri biar aku gak lupa aku mau jadi apa dan seberapa jauh keberadaanku dengan cita-citaku itu. dan banyak bangte gambar-gambar yang aku upload di path dan instagram tapi cuma sekedar photo after drawing aja dan belum kena editan..dan I want to share them with all of you guys..













Photoshop Help ME a lots...


I love editing with phtoshop, because I cant turn my drawing into anything I want like T-shirt, Skirt, Paper bag...anything..misalnya gambar pake pensil ini ..
 aku bia editing di photoshop dan hasilnya banyak banget alternatif disain yang aku dapetin
dan photoshop lah yang bikin aku bisa ngasilin duit sendiri yaaa dikit-dikit buat beli pulsa laaahh....
misalnya bantu-bantu clothingan temen,..
turning this..
into this...
hehehe...jadi minat untuk belajar photoshop?
yuk....

a little words or maybe a lots..






Eligible things to say
 
aku sering ngerasa tertekan bila banyak sekali orang yang nggak bisa atau nggak boleh kuliah di jurusan yang tentang seni gitu trus mulai bilang : "kamu beruntung, aku pengen kuliah di seni tapi,nggak boleh sama ortu" trus kemudian mulai lagi bilang : "tapi nggambar nggak perlu harus kuliah,titel cuma tempelan…nggambar bisa dipelajari di tumblr, google, internet, buku-buku tentang illustrasi dan sebagainya dan sebagainya tapi kuliahku kan enggak bisa yaa.. dsb..dsb„" aku nggak tau aku cuma ngerasa tertekan dengan semua itu meski mereka ngomongnya nggak kasar, yahh… nggak tau kenapa aku selalu mikir bahwa arti dari perkataan mereka adalah 'aku nggak kuliah seni tapi nggambarku lebih jago dari kamu lho, dan aku udah bisa ngasilin duit sendiri nih, yaah nggambar-nggambarin orang misalnya' bener atau salah, aku selalu mengartikan pemikiran mereka itu seperti itu. ditambah lagi banyak yang bilang anak seni itu sok-sok an aja kuliahnya, liat mereka nggak pernah rapi dan teratur kalo pergi ke kampus. kalian, tolong saya sudah mau nangis ini,..nggak semua mahasiswa seni itu sok sok an, nggak semua mahasiswa seni itu acak-acakan…tau nggak, setiap ada matkul menggambar kita harus beli kanvas gede-gede, untuk menggambar model, belum lagi peralatan-peralatan lain yang menunjang untuk kuliah, semua itu mahal.
saya kadang juga heran, kenapa ya banyak yang bilang : jangan liat orang dari luarnya, jangan ngejudge orang dari sampulnya, tapi disana masih jelas kamu-kamu terlihat uncontrol dengan perlahan menjauh dari orang yang mungkin dari luar terlihat slengekan dan terlihat nggak ngurus diri sendiri.
biasanya bagi anak seni atau siapapun itu, yang merasa bahwa karya adalah segalanya, dia akan menomor satukan karya dibanding hal apapun, PENAMPILAN? penampilan itu nomor ke sekian sekian sekian… kalo udah sukses dan penghasilan layak, kita mungkin baru bisa ngurus penampilan…kita terpaksa mikir penampilan juga mungkin kalo ada presentasi matkul, atau TA, mungkin kita bisa belajar rapih-rapihan dalam berbusana, tapi ya itu, enggak semua orang yang kuliah di seni terlahir kaya, enggak semua berlatar belakang punya gdget dan bisa beli ni itu.
kalian, yang jago nggambar meski bukan di kuliah seni tolong, tolong hargai perasaan kami yang kuliah di seni, mencurahkan segala waktu di masa muda mempelajari seni. karena seni enggak cuma menggambar, karena seni enggak cuma gambar dan bagus dan banyak peminatnya. kami juga belajar banyak hal yang nggak ada di google dan kadang harus beli buku impor dan mati-matian nerjemahin sendiri buku itu karena mungkin nggak kuat untuk nerjemahin buku di rental an..
kalo kalian suka gambar ya udah, tapi ..kenapa sih harus ..yah harus bilang kalian iri sama kita, aku nggak cocok bikin kamu iri…
kalo kamu mau ngerti tentang seni ya aku bersedia kok ngejawab pertanyaan kamu, apapun tentang seni…selama aku masih bisa jawab,aku ya bakal jawab pasti. 
buat kamu yang jago gambar tapi enggak kuliah di seni, salut salut salut salut..
di google memang banyak kok referensi, kita juga nyediain referensi kalo kamu mau,…mungkin kita bisa kerja sama? dalam suatu proyek mungkin?
nggak semua mahasiswa yang kuliah di seni itu santai,nggak semua yang kuliah di seni itu orangnya sombong, nggak semua orang yang kuliah di seni itu nggak pedulian…
from my deepest heart.

Ironic Screenshot








Hidup ini sangat ironis ya?. hanya seniman dan penulis besar yang tahu cara menderita. Saat mereka nggak bunuh diri, atau menyiksa anggota badan, hidup mereka selalu suram dan kelam, dan mereka selalu mengeluh tentang betapa parahnya segala sesuatu. Dan Shakespeare selalu hidup dalam fase kegelapan. Aku berhutang pada diri sendiri untuk menjelajahi dasar terdalam kolam kehidupan. Semua wahyu, pencerahan, intisari, dan hakikat spontan, pemahaman, serta kelangsungan harus dicatat, mungkin suatu saat ada gunanya, kalo nggak segera dicatat mungkin ide itu akan terbang dan melayang ke orang lain.

I love my friends and they love me too

So looooooooooooong time not seeing my highschool's friend, how're they? are they fine? are they okay with tehir new life after highchool? 
banyak pertanyaanku tentang temen-temen SMA yang sekarang begitu wow dan banyak mengukir prestasi di bidang akademik maupun nonakademik. sebenernya pengen banget kaya mereka, but I believe kalo jalan tiap orang beda-beda, dan aku percaya akan hal itu. well dulu aku seriiiing banget gambar-gambarin temen-temen aku, ada beberapa gambar yang disimpen sama mereka, ada beberapa yang aku bawa. dan mereka cuma aku kasih soft copynya. Seneng aja kalo temen-temenku juga pake gambar aku buar jadi wallpaper hapenya atau bahkan make untuk di printing di kaos..aaahh such a pleasuree...
habis geledah geledah gudang dan akhirnya nemuin gambar-gambar jaman dulu.









 masih banyak sih, tapi entah dimana..

Living Alone?


 
"because we're loner cowboy in a long way home"

Living alone after going to another city? nope, we can make a new link with new people!

Setelah lulusan dari SMA kebanggan kita, dengan segala upaya yang dilakukan yang sudah kita pilih dengan pertimbangan-pertimbangan tertenty,beberapa dari kita mau nggak mau mengejar suatu kampus, untuk dunia perkuliahan selanjutnya, dan kampus itu biasanya yang beda dari tempat kita tinggal sebelumnya, yah bisa dibilang *eherm* biar greget.setelah pengurusan masala pendaftaran dan pencarian kos selesai, bulan-bulan pertama kuliah kita akan di sibukkan dengan acara-acara organisasi yang bahkan kita nggak ngerti itu gunanya apaan, setelah lepas dari organisasi tersebut kita disibukkan dengan cara perkuliahan yang padet bahkan boker sampe disingkat jadi kentut doang. ember. 
tahun-tahun pertama dan kedua perasaan kangen masa-masa sma adalah hal yang paling annoying dalam kehidupan kampus, yes annoying karena hanya dengan merindukan kehidupan sma doang kuta bakalan males ngerjain tugas yang kadang kala kerja kelompok juga kita sendirian yang ngerjain. yeah..makannya itu kita jadi males lama-lama kuliah, banyak yang mikir, udah tua gini..masih minta duit  ke ortu, yang lain, yang sama-sama minta duit ke ortunya nge judge yang lainnya yang lebih beruntung dari dia dalam hal finansial misalnya ngegunjungin “masih ngeceng duit ke ortu aja belagu” dan sebagainya dan sebagainya, come on guys, that things bukanlah hal yang pantes memenuhin timeline otak kita. nge judge orang lain sementara kita sendiri juga gitu, atau sebaliknya kita merasa sebel kita digunjingin orang lain sementara dia yang ngegunjingin kita juga gitu. Sebenernya, hal kayak gini nggak boleh masuk di temlen hidup, harusnya dibuang, tapi, emang syuseh sihh, TApi ya balik lagi ke real factnya, kita ini hidup di stage atasnya SMA, kalo dulu kita bareng bareng dengan gengs, dengan teman dari SMA lain, sekarang phew…akrab dengan kakak kos aja mungkin udah kece.
living alone saat kuliah emang berat sih, enakan satu kota ame ortu, mumet dikit, peluk deh si emak hahahah tapi nggak mungkin sih..jarang banget ada anak kuliah yang sekota ama ortu, jarang, minim, minoritas. 
hey living aloners, mungkin kalian semua juga ngerasaiin yang namanay suwung kan jadi sempat jadi ledekan suwungers dan sebagainya, well it’s life, kita baru nyentuh gerbanya doang, gerbang itu dibuka pake tiket..namanya kedewasaan, kedewasaan yang nentuin apa yang ada di depan gerbang yang kalian buka, kedewasaan bisa aja dateng waktu lulus SMA, tengah-tengah perjalanan kuliah atau bisa aja waktu kalian udah lulus kuliah atau mungkin waktu kalian udah punya anak gerbang itu abru kebuka.
selama ini mungkin living aloners banyak yang udah tau kedewasaan itu kaya gimana, atau mungkin ada yang belum ngerti. kalo kedewasaan itu buku, authornya adalah mulut kita, editornya otak kita, ilustrationnya imajinasi kita, penyuntingya mata kita, dan sikap kita adalah penanggung jawabnya. jadi hati-hati kalo gerbang itu kebuka, pelan-pelan aja nulis kedewasaan itu pake perasaan kamu sendiri, karena loving aloners selalu ngerti cara bersikap dewasa, karena living aloners ngerti bagaimana caranya meramaikan waktu saat dia sendirian, di kosan, atau dikamar tumpangan sodara, atau di apartemen, atau bahkan kalian yang ngontrak, living aloners ngerti, caranya ngadepin hidup sendirian sementara, karena living aloners ngerti cara berdiam diri sambil berfikir, dan karena living aloners selalu punya waktu untuk dirinya dan orang lain, karenga living aloners negrti betapa nggak enaknya sendirian, dan betapa nggak enaknya kalo hidup terlalu rame.
tetap semangat ya anak kosan, anak numpang di sodara, anak kontrakan, anakk rantau, you are the living aloners yang rock dan ngerti how to drive your life.

do you?


do you ever feel like you end up thinking something? do you ever feel like you stuck up feeling bad?
do you ever feel like being wrong all the time? do you ever feel like you are the worst person in the world?
cause everytime, everytime i feel like this is everytime i want to kill my self..
cause everytime, everytime i feel like this is everytime i want to end up my way
cause everytime, everytime i feel like this is everytime i want to… u u uuuwww… come to hear..ohh ohhh oh ohh 
ohh….
but I remember again„ I have God who make me think that I could fix them all the time i’ve broken up
I have God who remember me that, I still have friends who cares of me..„
I have God who torture me into a good man like him…
I have God who sent me a couple of angel, they always smile through me..
and that’s my parents…
oh please please please God make me not doing this again
oh please please please God make me not doing this again
oh please please please God make me not doing this again
ohhh ohh ...
ohhh..ohhh…
na..na..naaanaa...naaa...